Sukhoi Su-35 (kode NATO: Flanker-E) adalah pesawat tempur multiperan, kelas berat, berjelajah panjang, dan bertempat duduk tunggal asal Rusia. Pesawat ini dikembangkan dari Su-27, dan awalnya diberi nama Su-27M.Pesawat ini dikembangkan untuk menandingi F-15 Eagle dan F-16 Fighting Falcon. Karena kesamaan fitur dan komponen yang dikandungnya, Su-35 dianggap sebagai sepupu dekat Sukhoi Su-30MKI, sebuah varian Su-30 yang diproduksi untuk India
| Tipe | Pesawat tempur multi-peran |
| Produsen | Sukhoi |
| Perancang | Mikhail Simonov |
| Terbang perdana | Su-27M/35: Mei 1988 Su-35S: 19 Februari 2008 |
| Status | Sedang diproduksi |
| Pengguna | Angkatan Udara Rusia Angkatan Udara Venezuela |
| Jumlah produksi | Su-27M/35: 15 Su-35"BM" (sejak 2005): 3 |
| Harga satuan | Ditaksir sebesar US$45 juta sampai $65 juta |
| Acuan dasar | Sukhoi Su-27 |
| Varian | Sukhoi Su-37 |
2.F-22 Raptor

F-22 Raptor adalah pesawat tempur siluman buatan Amerika Serikat. Pesawat ini awalnya direncanakan untuk dijadikan pesawat tempur superioritas udara untuk digunakan menghadapi pesawat tempur Uni Soviet, tetapi pesawat ini juga dilengkapi peralatan untuk serangan darat, peperangan elektronik, dan sinyal intelijen. Pesawat ini melalui masa pengembangan yang panjang, versi prototipnya diberi namaYF-22, tiga tahun sebelum secara resmi dipakai diberi nama F/A-22, dan akhirnya diberi nama F-22A ketika resmi mulai dipakai pada Desember 2005. Lockheed Martin Aeronautics adalah kontraktor utama yang bertanggungjawab memproduksi sebagian besar badan pesawat, persenjataan, dan perakitan F-22. Kemudian mitranya, Boeing Integrated Defense Systems memproduksi sayap, peralatan avionik, dan pelatihan pilot dan perawatan.
| Tipe | Pesawat tempur siluman |
| Produsen | Lockheed Martin Aeronautics Boeing Integrated Defense Systems |
| Terbang perdana | 19 November 1990 |
| Diperkenalkan | 15 Desember 2005 |
| Status | Aktif |
| Pengguna | Amerika Serikat |
| Harga satuan | US$120 juta (2006)[1] |
| Varian | X-44 MANTA FB-22 |
3.F-35 Lightning II
F-35 Lightning II adalah hasil pengembangan dari pesawat X-35 dalam program Joint Strike Fighter. Pesawat ini adalah pesawat tempur berkursi tunggal, bermesin tunggal, yang dapat melakukan banyak fungsi, antara lain pertempuran udara-ke-udara, dukungan udara jarak dekat, dan pengeboman taktis. Pengembangan pesawat ini dibiayai oleh Amerika Serikat, Britania Raya dan beberapa negara lainnya. Pesawat ini dikembangkan dan diproduksi oleh industri kedirgantaraan yang dipimpin oleh Lockheed Martin serta dua rekan utamanya,BAE Systems dan Northrop Grumman. Pesawat demonstrasi pertama kali terbang pada tahun 2000, dan pesawat versi produksi pertama kali terbang pada 15 Desember 2006.
| Tipe | Pesawat tempur multi-peran |
| Produsen | Lockheed Martin Aeronautics Northrop Grumman BAE Systems |
| Terbang perdana | 15 Desember 2006 |
| Diperkenalkan | 2011 (dijadwalkan) |
| Status | Praproduksi |
| Pengguna | Amerika Serikat dan Britania Raya |
| Tahun produksi | 2003-sekarang |
| Harga satuan | F-35A: US$48 juta F-35B: US$62 juta F-35C: US$63 juta |
| Acuan dasar | Lockheed Martin X-35 |
Sumber:id.wikipedia.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar