Abaikan post saya yang sebelum-sebelumnya mengingat semua tulisan yang terdahulu saya buat pada masa kelas 3 smp,you know lah masa anak-anak muda zaman sekarang bingung mau bikin tema tulisan di blog apa,alias masa labil hahaha...Hasilnya nulisnya ga konsisten,kadang bahas ina bahas inu dll,btw sekarang penulis udah memasuki masa kuliah semester 2 di salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung,tentunya dengan pemikiran yang lebih dewasa dalam memahami keadaan..oya penulis disini mau membagikan pengalaman penulis ya,pengalaman saya yang saya rasa sejauh ini paling berat yang pernah dialami,tapi dibalik kepahitan dan keputusasaan tersebut terdapat sebuah hikmah yang sungguh luar biasa,subhanalloh...
Saya awali cerita ketika awal tahun 2015 tepatnya saya masih duduk di bangku SMA kelas 3 di Ciamis,ketika itu penulis tertimpa sebuah musibah yang gak disangka2, saya pada waktu itu tertimpa sebuah kecelakaan hebat,dan mengalami patah tulang yang cukup parah,ceritanya pada waktu itu saya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah di Pangandaran dari Ciamis naik sepeda motor,ketika perjalanan tersisa 5km lagi dari rumah,ketika saya berada di sebuah tikungan dari arah berlawanan terdapat sebuah mobil yang melaju kencang tiba-tiba menyalip kendaraan didepannya,sontak saya yang juga dalam kecepatan yang cukup kencang kaget dan saya yang tak punya banyak waktu untuk menghindar akhirnya bertabrakan dengan mobil tersebut,ketika detik-detik sebelum crash saya sempat mengucapkan sepatah dua patah kalimat syahadat dan berpikir waktu saya akan habis pada saat itu juga alias saya akan meninggal dalam tabrakan tersebut mengingat peluang untuk hidup sangat tipis karena hebatnya tabrakan yang akan terjadi ..,baaaam!! suara benturan motor saya dengan mobil tadi,sejenak saya masih bisa merasakan tubuh saya melayang terpental akibat benturan tadi..buuk!!tubuh saya kemudian terhempas ke aspal,mata saya masih terpejam,ketika mencoba membuka mata,suasana kegelapan menyelimuti,pertama kupikir saya sudah berada di alam kubur tetapi kemudian terdengar suara sayup sayup orang-orang berteriak,saya pun sadar saya masih hidup di dalam suasana gelap yang ternyata aku baru ingat kalo hari sudah malam pada waktu..dan setelah itu saya reflek untuk berdiri,tetapi sesuatu yang janggal terjadi,saya tidak bisa berdiri dan duduk pun tidak bisa dan saya merasakan kejanggalan pada kaki kanan saya,setelah berusaha mengangkat kepala dan menoleh pada kaki kanan saya,saya terkejut akan apa yang telah saya lihat...saya lihat di bagian lutut tempurungnya menganga keluar,darah bercucuran kemudian terlihat bagian paha tidak karuan bentuknya dan bengkak.saya sadar kaki saya telah patah dan pada waktu itu terlintas di pikiran saya mungkin kaki saya akan mengalami proses amputasi dan bahkan kematian,,masya alloh saya merasa hidup saya udah berakhir pada waktu itu,saya sudah pasrah,,saya berpikir bahwa jikalau saya masih dikasih kesempatan hidup dan ketika sembuh nanti kaki saya sudah diamputasi,saya bersumpah tidak akan lagi mengejar kepentingan duniawi,saya akan berfokus pada akhirat..kemudian setelah kecelakaan saya dibawa ke RS di daerah Banyumas,cukup jauh dari lokasi TKP,sepanjang perjalanan saya mulai merasakan kesakitan yang luar biasa,rasanya ingin mati saja menahannya..setelah beberapa jam perjalanan sampailah saya di RS tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar